Penjaga Gawang
- Hendra Dwi Hadmanto. Karir sepakbolanya sudah dirintis setidaknya dari masa SMU dimana tim yang dibelanya sekali meraih juara liga sekolah. Ketangguhannya di bawah mistar sulit tergantikan. Catatan kebobolan 16 (7*) gol-nya menjadikan Ia hanya setingkat di bawah kiper-kiper GJTG. Lemparannya sanggup mencapai zona berbahaya lawan dan keputusannya untuk melakukan sapuan di saat kritis membuat kerja tim menjadi lebih mudah.
Pemain Bertahan
- Agung Widiyarto. Tembakan-tembakan tak terduganya dari sudut sempit di kala Ia melakukan overlap menjadi tumpuan tim ketika lini depan kehilangan sentuhannya. Usia dan postur tidak menghalanginya untuk menahan laju penyerang lawan. Sebaliknya, Ia menjadikannya sebagai senjata yang ampuh untuk menghentikan laju lawan. Tentunya masih teringat di benak kita beberapa kali Ia membuat penyerang lawan seakan-akan menabrak tembok besar.
- Femphy Pisceldo. Siapa yang tidak kenal defender tangguh dengan rambut gondrong khasnya? Permainan keras tanpa kompromi dan disiplin tinggi menjadi etos kerjanya. Pengalaman bertanding di level antar (supporter)klub (beliau adalah personel aktif romanisti Indonesia yang reguler melakukan pertandingan) membuatnya semakin terasah. Jangan lupa juga teriakan intimidatifnya untuk menjaga determinasi tim. Semua itu belum ditambah dengan 'tactical touches' yang seringkali Ia lakukan untuk melayani penyerang lawan.
- Franova Herdiyanto. Pemain ini mengundang decak kagum dengan kekuatan tembakannya. Beri dia passing volley dan Anda akan melihat tembakan yang dapat membuat bola bergerak dengan kecepatan tidak kurang dari 100 km/h dan tingkat deciBel yang memekakkan telinga(ini rekues orangnya lho..). Didukung dengan keseimbangan tubuh yang kuat dan kemampuan dribbling yang menawan, bukan pekerjaan yang sulit bagi Ia untuk melewati setidaknya dua pemain lawan. Pengalaman bermain di level universitas sampai propinsi membuatnya sarat pengalaman. 9 gol menjadi bukti ketajamannya. Selain itu, visi permainannya juga baik. Terbukti dengan passing-passingnya yang terukur.
- Arief Ristanto. Header pass-nya yang akurat menjadi kemampuan yang Ia andalkan. Didukung dengan sikap pantang menyerah dan dedikasi tinggi terhadap tim, tak jarang Ia menjadi 'mood-maker'. Tembakannya juga dapat diandalkan. Passing-passingnya di saat kritis seringkali mampu membalikkan arah permainan. Terakhir, kemampuan memecah konsentrasi pertahanan lawan dan kemampuan bermain di hampir semua posisi menjadikannya seorang pemain yang komplit.
- Edwin Kurniawan. Seorang striker murni bertipe finisher. Torehan 6 gol-nya menjadi bukti ketajamannya di lini depan. Pergerakan yang taktis dan tak terduga serta penempatan posisi yang bagus menjadi kekuatannya. Adalah sebuah kesalahan bagi lawan untuk tidak mewaspadai pergerakannya yang efisien.
- Adila Alfa Krisnadhi. Pemain yang satu ini merupakan penyeimbang dalam tim. Dengan kemampuan dribbling yang baik, tidak jarang Ia melewati pemain lawan untuk kemudian menembak maupun menciptakan peluang kepada anggota tim. Masa Ia menempuh studi di Jerman tidak disia-siakannya untuk mempertajam skill. Kemampuan merebut bola dari pemain lawan juga membuatnya istimewa.
- Ilham Aji Pratomo. [Bla bla bla... Hehe, malu gw. Kalo mw isi, post comment aja]
*= own goal (ini pesenan Smile)
Kayaknya kok yang bagus2 semua ya yang ditulis? Hehe, ini buat MOTIVASI biar pada MAIN BAGUS besok. Soalnya posisi tim gw lagi kritiiiisss banget. Maklum, gak kurang dari 4 tim lagi memperebutkan tiket lolos dari babak penyisihan. Tapi kalo mw bicara kekurangan para anggota skuad, silahkan post comment Anda.

